Selain Sita Rumah dan Lahan, KPK Sita Kantor Gerindra Bangkalan

Selain Sita Rumah dan Lahan, KPK Sita Kantor Gerindra Bangkalan

KabarRakyat, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dua hari ini kembali menyita sejumlah aset milik Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron terkait tindak pidana pencucian uang.

Salah satu yang turut disita adalah kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra di Bangkalan.

“Kantor DPC Gerindra termasuk disita. Karena dibeli oleh FAI dengan menggunakan KTP anaknya,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha melalui pesan singkat, Kamis (19/2) malam.

Selain kantor DPC Gerindra Bangkalan, penyidik juga menyita butik dan toko alat tulis kantor di Desa Demangan, Bangkalan.

“Selebihnya berupa tanah kosong,” kata Priharsa.

Sebelumnya, penyidik KPK menyita uang dengan total Rp 200 miliar dalam tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Fuad. Selain uang, penyidik juga menyita 10 mobil, dua unit ruko, tujuh unit rumah, dan satu unit apartemen.

Lokasi sejumlah aset itu, kata Priharsa, tersebar di Bangkalan, Surabaya, Bali, Jogjakarta, dan Jakarta.

Dalam kasus pencucian uang, Fuad disangkakan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 ayat (1) UU Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003 KUH Pidana.[kr-1/net]

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/