Pedagang Baju Bekas Klaim Barangnya Steril

Pedagang Baju Bekas Klaim Barangnya Steril

KabarRakyat, Bandung –  Pedagang baju bekas menilai pernyataan Menteri Pedagangan Rachmat Gobel yang menyebutkan ada bakteri dalam baju bekas import, mengada-ada.

Salah seorang penjual baju bekas di Kampung Citaliktik, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Dian (34) mengatakan jika brang jualannya dijamin steril dari penyakit.

“Memang bekas, tapi steril tidak ada penyakitnya. Makanya menteri itu mengada-ada,”tutur Dian, Kamis (5/2).

Diktakannya, baju bekas yang dijualnya merupakan baju bekas import dari Korea dan Jepang, walaupun bekas, namun kondisinya masih bagus dan laik pakai.

“Saya beli di Gedebage Kota Bandung, dalam keadaan bersih,”ujarnya.

Di Gedebage sendiri, lanjut Dian sebelum dijual ke pasaran dilakukan pembersihan dari bibit-bibit penyakit. Pembersihan dilakukan dengan cara melakukan penyetrikaan dengan menggunakan uap panas.

“Diuap dulu, logikanya kalau sudah diuap penyakit juga sudah mati. Lihat saja sendiri, barangnya bersih, rapi dan tidak bau,”imbuhnya.

Dengan pelarangan menjual baju import bekas, lanjut Dian akan membunuh pendapatan para pedagang.

“Kalau ditutup, mau makan dari mana?. Lagian kenapa mencari makan dengan cara halan harus dilarang?,”katanya.[kr-1]

Laporan: Mildan

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/