Polda Jabar Masih Garap 76 Kasus Korupsi

Polda Jabar Masih Garap 76 Kasus Korupsi

KabarRakyat, Bandung – Dari 105 kasus korupsi yang diungkap Polda Jabar selama 2014, 76 di antaranya masih berjalan. Sementara 50 kasus sudah masuk ke meja hijau, dan empat kasus di-SP3-kan atau dihentikan penyidikannya.

Beberapa kasus menonjol yang ditangani adalah kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah KONI Jabar tahun 2008, yang merugikan negara Rp 8,6 miliar. Saat ini kasus KONI tersebut masih dalam proses melengkapi petunjuk dari jaksa atau P-19.

Kemudian kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah untuk Koperasi Serba Usaha Bina Mandiri Warga tahun 2012 dengan kerugian negara Rp 500 juta. Dan saat ini masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Lalu, kasus dugaan korupsi proyek pembebasan tanah untuk bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang yang merugikan negara sebesar Rp 4,8 miliar. Kasus proyek Jatigede ini sudah masuk tahap pemberkasan.

Selain itu, dugaan penyimpangan pengadaan traktor roda dua dan pompa air kegiatan pembelian alat sistem pertanian pra panen tahun 2012 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat. Kasus ini merugikan negara sekitar Rp 1,9 miliar, yang kini masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami juga menyita barang bukti yang berasal dari hasil kejahatan tindak pidana korupsi atau pencucian uang. Yakni satu unit kendaraan roda tiga merk Viar, satu unit mesin UPPO, dan enam ekor sapi,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, di Mapolda Jabar, Rabu (04/02).

Dikatakan, pihaknya telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1.919.078.600. Menurutnya, hambatan yang dialami dalam penanganan kasus korupsi, di antaranya lamanya waktu audit untuk menghitung kerugian Negara. Selain itu tersangka melarikan diri serta kendala birokrasi dalam mencari dokumen bukti terutama yang berhubungan dengan perbankan.[kr-2]

Laporan: Iwan Irawan

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/